TERBARU !

Sabtu, 27 April 2019

PEMBAHASAN KITAB SHIYAM DARI BULUGHUL MAROM (Bagian 2⃣)

✅๐Ÿ“– PEMBAHASAN KITAB SHIYAM DARI BULUGHUL MAROM (Bagian 2⃣)
—---------------------—

✳️ HADITS PERTAMA
๐Ÿ“ก (Larangan Mendahului Romadhon dengan Puasa Sehari atau Dua Hari Sebelumnya)

ุนَู†ْ ุฃَุจِูŠ ู‡ُุฑَูŠْุฑَุฉَ - ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ - ู‚َุงู„َ: ู‚َุงู„َ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงَู„ู„َّู‡ِ - ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… - ู„َุง ุชَู‚َุฏَّู…ُูˆุง ุฑَู…َุถَุงู†َ ุจِุตَูˆْู…ِ ูŠَูˆْู…ٍ ูˆَู„َุง ูŠَูˆْู…َูŠْู†ِ, ุฅِู„َّุง ุฑَุฌُู„ٌ ูƒَุงู†َ ูŠَุตُูˆู…ُ ุตَูˆْู…ًุง, ูَู„ْูŠَุตُู…ْู‡ُ - ู…ُุชَّูَู‚ٌ ุนَู„َูŠْู‡ِ

Dari Shahabat Abu Huroiroh Rodhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

‼️ “Jangan kalian dahului Romadhon dengan puasa sehari atau dua hari (sebelumnya), kecuali (bagi) seorang lelaki yang rutin melakukan amalan puasa tertentu; lakukanlah puasa tersebut” (Muttafaqun ‘alaih)

〰〰〰〰

✳️ TAKHRIJ HADITS:
๐Ÿ”— Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Bukhori no.1914 , Muslim no.1082-(21), Ahmad no.7200, 8575, 9287, 10184, 10662, 10755, Abu Dawud no.2335, At-Tirmidzi no.685, An-Nasa`i no.2173, 2190, Ibnu Majah no.1650 , dan selain mereka.

✳️ MAKNA HADITS
๐Ÿ”— Di dalam hadits ini Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam melarang kita (umat Islam) untuk berpuasa sehari atau dua hari menjelang bulan Romadhon, kecuali seseorang yang rutin (*) melakukan amalan puasa tertentu, maka boleh baginya untuk berpuasa pada dua hari tersebut. 

(*) Maksud “Rutin” adalah; “Terbiasa melakukan puasa tersebut.” 》[Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin; dalam Fathu Dzil-Jalal 3/169]

๐Ÿ”ฐMisalnya: 
๐Ÿ”ปSeorang yang rutin berpuasa tiga hari setiap bulan yang bertepatan dengan tanggal 27, 28, 29 (menjelang Romadhon); maka yang seperti tidak mengapa.
๐Ÿ”ปAtau Seseorang yang rutin berpuasa Senin-Kamis, dimana hari Kamis nya jatuh pada tanggal 29 Sya’ban; yang seperti ini juga boleh; tidak mengapa.
๐Ÿ”ปAtau Puasa Qodho` (membayar hutang puasa Romadhon tahun lalu) tepat sebelum masuk bulan Romadhon; yang seperti ini juga boleh, bahkan hukumnya wajib (Lihat Fathu Dzil-Jalal 3/170)


Wallahu A’lamu bisshowaab

☑️ (Bersambung Insya Allah,...)

๐Ÿ“ Ditulis oleh Al-Ustadz Abdul Hadi Pekalongan Hafizhahullahu Ta'ala.

#ahkamshiyam #puasaramadhan #kitabshiyam

〰〰➰〰〰
๐Ÿ‰ Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
๐Ÿ Channel kami https://bit.ly/warisansalaf 
๐Ÿ’ป Situs Resmi http://www.warisansalaf.com/

Share this:

Posting Komentar

Arsip Informasi

 
Copyright © 2014 " AL-ISTIQOMAH ALA SUNNAH ". Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates
" Ahlan Wasahlan Di Website Dakwah Yayasan Al-Istiqomah Ala-Sunnah "