TERBARU !

Minggu, 17 September 2017

PENCERAHAN DARI MUDIR LTAQIS terkait dengan maraknya penipuan bermodus kecelakaan anak santri dll

Bismillah 
Sebelumnya kami mohon maaf bila terlambat menjawab dan menanggapi sms wali santri yg mengeluhkan perihal anaknya yang telah diberitakan terkena musibah ..

Hal ini disebabkan oleh satu dan lain hal dari keadaan kondisi Hp yang kurang normal
Menanggapi dari berbagai macam keluhan perihal berita yang baru baru ini tersebar tentang penipuan bermodus kecelakaan anak sebenarnya itu modus stok lama yang terulang kembali dengan memanfaatkan momen data nomer telpon wali santri yang  tercatat
Sebenarnya data tersebut termasuk data privasi lembaga LTAQIS yang tidak boleh semua orang yang tidak berkepentingan mengetahui hal nomer tersebut..

Namun Qoddarallah ma sya a faal ,Allah telah menentukan taqdir atas semua yang terjadi sehingga mereka dari orang orang jahat yang tidak suka dengan dakwah ilas sunnah wa ilal haq senantiasa mereka akan mencari cela untuk merusakkan dakwah tersebut dengan segala cara diantaranya membuat fitnah dan kekacauan terhadap orang yang telah mengikuti kebenaran yang kami dakwakan dan yang simpatisan terhadap kebenaran baik dari kalangan para ikhwan akhwat dan wali santri serta masyarat disekitar Lembaga LTAQIS
Para pendusta dan para penipu itu telah memiliki standar ganda dalam melancarkan aksinya dalam menipu dengan modus kecelakaan dan musibah anak santri, 
dan ini adalah trik dan tipu muslihat yang telah diprogramkan oleh mereka untuk mencapai standar ganda tersebut yaitu:

Pertama ingin merusak Dakwah ilal hak dengan mencoreng nama baik Lembaga dengan dikesankan bahwa Lembaga beserta pengurusnya tidak punya perhatian terhadap anak didiknya sehingga mereka terkena musibah..
Yang kedua mereka ingin merenggut dana wali santri yang lengah terhadap tipudaya mereka dengan mereka menghubungi walisantri yang dianggap tidak mengetahui hal ihwal keadaan anaknya lalu diberitakan oleh mereka bahwa anak nya berada di rumah sakit dan butuh biaya penanganan perawatan sebesar jutaan rupiah ..
Dan diri sinilah mereka akan mendapat banyak uang harom.

Dan juga kemungkinan tujuan lain memanfaat kondisi kepolitikan dan sosial yang tidak stabil dengan ingin mengalihkan suatu kebijakan yang diambil oleh pemerintah dalam menangani suatu masalah yang terjadi dari lawan politiknya dengan membuat propaganda palsu yang akan menguntungkan sipenipu dan jaringan jaringannya.
Oleh karena itu kami dari mudir dan segenap pengurus akan mengantisipasi gejala yang baru saja terjadi yang telah meresahkan semua pihak yang terkait dengan Lembaga ini.
Maka sikap kami sebagai berikut :
1⃣. menyadari bahwa apa yang telah terjadi dengan banyaknya aksi teror dan penipuan dengan menggunakan modus apapun adalah merupakan suatu keadaan yang telah diberitahukan oleh Rosulullah shallallahu alahi wasallam dalam hadits yang shoheh tentang banyaknya para pendusta baik dalam kedok agama atau yang lainnya
يَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمان ِ دَجَّالُونَ كَذَّابُونَ يَأْتُونَكُمْ مِنَ اْلأَحَادِيثِ بِمَا لَمْ تَسْمَعُوا أَنْتُمْ وَلاَ آبَاؤُكُمْ فَإِيَّاكُمْ وَإِيَّاهُمْ لاَ يُضِلُّونَكُمْ وَلاَ يَفْتِنُونَكُمْ.
“Akan terjadi diakhir zaman para pembohong para pendusta akan datang dengan membawa berita kepada kalian dengan sesuatu yang tidak pernah kalian dengar, tidak juga pernah didengar oleh bapak-bapak kalian, maka hati-hatilah kalian dengan mereka dan hindarilah mereka agar tidak menyesatkan kalian juga tidak mendatangkan fitnah kepada kalian.” 
Syarh Shahiih Muslim lin Nawawi juz 1/78-79 .

Dalam syarah hadits disebutkan :
Para Dajjal diambil dari kata Dajl yang artinya suka membuat kerancuan dan pengkaburan (talbis ) banyak membuat makar dan pentalbisan penyamaran dari para penipu.. 
"..akan datang beberapa kelompok manusia dan mereka berkata : kami orang yang punya ilmu dan orang yang punya kedudukan kami mengajak kalian kepada Agama ini padahal mereka para pendusta 
Mereka datang bawa berita berita dusta mereka membuat keputusan sendiri secara batil dan keyakinan yang rusak .
Teks 
( وعن أبي هريرة ) : - رضي الله عنه - ( قال : قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : ( يكون في آخر الزمان ) ، أي : آخر زمان هذه الأمة ( دجالون ) : من الدجل وهو التلبيس جمع الدجال ، وهو كثير المكر والتلبيس . ، أي : الخداعون . يعني : سيكون جماعة يقولون للناس : نحن علماء ومشايخ ندعوكم إلى الدين وهم ( كذابون ) : في ذلك ( يأتونكم من الأحاديث بما لم تسمعوا أنتم ولا آباؤكم ) ، أي : يتحدثون بالأحاديث الكاذبة ويبتدعون أحكاما باطلة واعتقادات فاسدة اهـ  . 

Dalam riwayat Muslim rahimahullah meriwayatkan dari ‘Amir bin ‘Abdah, dia berkata, “‘Abdullah berkata:
إِنَّ الشَّيْطَانَ لِيَتَمَثَّلُ فِي صُورَةِ الرَّجُلِ فَيَأْتِي الْقَوْمَ فَيُحَدِّثُهُمْ بِالْحَدِيثِ مِنَ الْكَذِبِ فَيَتَفَرَّقُونَ فَيَقُولُ الرَّجُلُ مِنْهُمْ سَمِعْتُ رَجُلاً أَعْرِفُ وَجْهَهُ وَلاَ أَدْرِي مَا اسْمُهُ يُحَدِّثُ.
‘Sesungguhnya syaitan menjelma dalam rupa seseorang, lalu dia mendatangi suatu kaum dan menceritakan sebuah berita bohong, akhirnya mereka berselisih. Lalu seseorang dari mereka berkata, ‘Aku mendengar seseorang bercerita, ‘Aku mengetahui wajahnya akan tetapi tidak mengetahui namanya.’”
[ Shahiih Muslim, al-Muqaddimah, (I/78, Syarh an-Nawawi).

Dan disini Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi peringatan agar kita berhati hati terhadap aksi mereka para penipu dan tidak boleh membenarkan info dan tindakan mereka dalam menipu umat
Dan dizaman dahulu Para ulama hadits telah menjadikan hadits-hadits ini sebagai landasan tatsabbut (melakukan klarifikasi dan kroscek) dalam menukil sebuah hadits dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan memeriksa para perawi agar diketahui yang terpercaya dari yang lainnya.
Dinukil sebagian keterangan dari kitab Asyraathus Saa’ah, Penulis Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil, Daar Ibnil Jauzi
2⃣ Hendaknya kita dalam menangani masalah apapun yang terjadi  dengan ketenangan dan tidak boleh panik dan tidak boleh terburu buru dalam mengambil sikap yang kurang diperhitungkan sebab agama Islam ini adalah agama yang tenang sebagaimana yang telah dikatakan oleh Al-'Allamah Shaleh al-Fauzan hafizhahullah berkata:
Agama Islam adalah agama yang tenang dan penuh kasih sayang. Tidak ada kegaduhan, kekacauan, dan provokasi fitnah padanya. Inilah agama Islam.
Teks arab
"دين الإسلام دين هدوء ودين رحمة، لا فوضى فيه ولا تشويش ولا إثارة فتن، هذا هو دين الإسلام"
Dan Syaikh sholeh aali syaikh mufty ulama saudy dalam ceramah beliau yang telah ditranskip yang berjudul dhowabith syariyya limauqifilmuslim fil fitan berkata :
Hendaknya kalian bila muncul berbagai macam fitnah maka bersikap lembut, bersikap taanny (tidak terburu buru) dan Hilm (teliti dalam mengkaji masalah) 
Dalilnya anjuran untuk bersikap lembut Rosulullah shallallahu alahi wasallam bersabda 
Tidaklah suatu perkara yang ada padanya kelembutan kecuali akan membuat Indah masalah

Dan dalil tentang anjuran bersikap taanny dan hilm adalah perkataan Al Asyaj bin abdil qois :sungguh jika ad 2hal pada kamu niscaya Allah mencintaimu yaitu, sikap Hilm (teliti dalam berita) dan taanny pelan dan tidak terburu buru. 
Sikap teliti itu adalah sikap yang terpuji sebab hilm teliti itu adalah melihat suatu masalah sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

Dan sifat inilah yang menyebabkan keadaan bangsa romawi bisa eksis sampai hari kiamat sebagai mana yang telah disabdakan oleh Nabi shallallahu alahi wasallam bahwa tidak akan datang hari kiamat sampai ada mayoritas bangsa romawi 
Sebab sebagaimana yang telah dikatakan oleh shahabat Nabi Amr bin Al Ash bahwa mereka bangsa Romawi itu punya sifat diantara : mereka orang yang paling teliti disaat terjadi fitnah kedua orang yang cepat tersadarkan disaat terkena musibah..

Oleh karena itu jika mereka orang non Islam saja bisa dipertahankan keberadaannya sampai hari kiamata dengan sifat hilm ketelitian yang ada pada mereka maka tentunya sifat tersebut lebih berhak kaum muslimin untuk meraihnya daripada mereka.
Maka dari itu kami menghimbau kepada segenap kaum muslimin dan wali santri khususnya agar mensikapi masalah yang bermunculan dengan teliti dan tidak terbawa emosi .
Teks arab
عليك بالرفق ، وعليك بالتأني ، وعليك بالحلم .
ثلاثة أمور : أما الأمر الأول ـ وهو الرفق ـ ؛ فإن النبي صلى الله عليه وسلم قال فيما ثبت عنه في الصحيح : << ما كان الرفق في شيء إلا زانه ، ولا نزع من شيء ؛ إلا شانه >>.
أما الأمر الثاني ؛ فعليك بالتأني ؛ يقول المصطفى صلى الله عليه وسلم لأشج عبد القيس : << إن فيك لخصلتين يحبهما الله ورسوله : الحلم والأناة >> .
و أما الأمر الثالث ؛ فهو الحلم ، والحلم في الفتن وعند تقلب الأحوال محمود أيما حمد ، ومثنىً عليه أيما ثناء ؛ لأنه بالحلم يمكن رؤية الأشياء على حقيقتها ، ويمكن بالحلم أن نبصر الأمور على ماهي عليه .
ثبت في "صحيح مسلم" من حديث الليث بن سعد عن موسى بن علي عن أبيه : أن المستورد القرشي ـ وكان عنده عمرو بن العاص رضي الله عنه ـ ؛ قال : سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول : << تقوم الساعة والروم أكثر الناس >> . قال عمرو بن العاص له ـ للمستورد القرشي ـ : أبصر ما تقول ‍. قال : ومالي أن لا أقول ما قاله رسول الله صلى الله عليه وسلم ؟ قال : إن كان كذلك ؛ فلأن في الروم خصالاً أربعاً : الأولى : أنهم أحلم الناس عند الفتنة . الثانية : أنهم أسرع الناس إفاقة بعد مصيبة …
3⃣ hendaknya kita mengembalikan semua pemberitaan dari berita yang mengkhawatirkan kepada yang punya ilmu dan kewenangan dalam menyelesaikan masalah dan dilaporkan ke pihak pemerintahan dan yang mewakilinya.
Sebagaimana Allah ta’ala berfirman :
وَإِذَا جَاءهُمْ أَمْرٌ مّنَ ٱلأمْنِ أَوِ ٱلْخَوْفِ أَذَاعُواْ بِهِ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى ٱلرَّسُولِ وَإِلَىٰ أُوْلِى ٱلأمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ ٱلَّذِينَ يَسْتَنْبِطُونَهُ مِنْهُمْ . . 
“Dan bila sampai kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan yang telah disebarkan oleh mereka duhai sekiranya Jika mereka mau menyerahkannya kepada Rasul dan ulil Amri (para ‘ulama) di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka
4⃣ hendaknya kita selalu Tabayyun mengklarifikasi berita yang mengkhawatirkan sebab terkadang berita tersebut bersumber dari orang yang fasiq dan dari Sumber yang tidak jelas dan tidak bisa dipercaya..
Dan Syaikh sholeh al fauzan hafidhohullah berkata :
Maka sesungguhnya seorang muslim wajib atasnya untuk menjaga lesannya dari perkataan yang tidak ada Maslahah (kebaikan) atau justru terdapat mudhorot pada dirinya atau orang lain .
Dan termasuk dari hal diatas adalah tersebarnya berita yang salah dan tidak benar baik berita yang buruk tersebut berkaitan dengan perindividu perorangan atau berkaitan dengan urusan umat .
Maka kwajiban atas seorang muslim untuk ber tatsabbut (kroscek berita yang telah tersebar) dan tidak boleh menjadi bahan pembicaraan kecuali disaat keadaan sangat mendesak
Allah Ta'ala berfirman :
Wahai orang yang beriman jika telah datang kepada kalian seorang yang fasiq membawa berita maka tabayyun ( telitilah berita tersebut) sebab jangan sampai akan dijatuhkan pada suatu kaum (penilaian yang memudhorotkan) dengan keputusan yang tidak memiliki dasar ilmu yang benar lalu akan menjadi menyesal atas tindakan kalian.

Teks arab
، أما بعد ، فإن المسلم عليه أن يحفظ لسانه من الكلام الذي لا مصلحة فيه ، أو فيه مضرة عليه أو على غيره ، ومن ذلك الإشاعات ، سواءً كانت الإشاعات السيئة ، سواءً كانت تتعلق بالأفراد أو تتعلق بالأمة ، فإن على المسلم أن يتثبت ولا يتحدث بها إلا عند الضرورة ، قال الله سبحانه وتعالى : (يا أيها الذين آمنوا إن جاكم فاسقٌ بنبأٍ فتبينوا أن تصيبوا قوماً بجهالةٍ فتصبحوا على ما فعلتم نادمين) ،
Dan yang terakhir kami menghimbau kepada wali santri dan juga yang lain yang terkait dengan Lembaga kami bila mendengar atau mendapat kan berita apapun yang sifatnya propokatif  yang negatif terhadap eksisstensi pendidikan Tahfidz di lembaga kami agar segera melaporkan kepada kami yang punya kewenangan dalam menangani masalah yang terkait dengan program lembaga kami
Dengan menghubungi di no 
081343456738,
085668600685,
085760005738,
082199921422,
085766327052 no ust Galih
082188705118 no ust Ya'qub

Demikian penjelasan dan Nasehat  dari kami semoga bermanfaat..
Mudir LTAQIS
UST ABU KHUZAIMAH

Share this:

Posting Komentar

Arsip Informasi

 
Copyright © 2014 " AL-ISTIQOMAH ALA SUNNAH ". Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates
" Ahlan Wasahlan Di Website Dakwah Yayasan Al-Istiqomah Ala-Sunnah "