TERBARU !

Jumat, 24 Februari 2017

Bimbingan Ulama tentang sikap Ahlisunnah terhadap kesalahan Ahlisunnah

🌾SILSILAH MANHAJIYAH 🌾
Bimbingan Ulama tentang sikap Ahlisunnah terhadap kesalahan Ahlisunnah dengan tidak boleh memperlakukan seperti Ahlibidah dan Hizby.
(Koreksi total kepada mereka ikhwanna salafiiy yang mudah dalam menjatuhkan vonis hizby terhadap salafiy lain yang manhajnya lurus sehingga harus dihajr dan diboikot dan ditahdzir dll.
Kedua penjelasan ini bukan berarti pembelaan terhadap kaum hizbysurury yang mereka membela ulama yang menyimpang dan sudah ditahdzir oleh ulama sebab kami telah dapat dapatkan keterangan bahwa sy Muhammad bazmul ketika ditanya tentang apa benar syaikh Muhammad bin hady hafidhohullah itu sangat keras lesannya terhadap ahli sunnah beliau menjawab Tidak bahkan beliau sangat keras lesannya terhadap Ahlibidah sebagai nasehat karena Allah.
--------------------------------

🍃 Asy-Syaikh Muhammad bin Umar Bazmul hafizhahullah

🌴 Kesalahan itu dibantah dan tidak boleh diterima.   Bagaimanapun keadaan seorang dan darimanapun asalnya                                                            
✏ akan tetapi tidak sepantasnya untuk menyikapi seorang yang berilmu dari Ahlus Sunnah jika dia melakukan kesalahan sebagaimana menyikapi pengikut hawa nafsu dan ahli bid’ah bila melakukan kesalahan.

🌾 Kelembutan dan sikap hikmah itu dituntut (sesuai dengan syariat) dalam menyikapi semua orang, dan lebih ditekankan lagi terhadap seorang ulama yang melakukan kesalahan.

🌴 Sebagian orang –semoga Allah memberi mereka hidayah– mencela seorang ulama besar dari Ahlus Sunnah karena dia mendapati atas kesalahan ulama tersebut dalam masalah khabariyyah (bersifat pemberitaan), amaliah atau ilmiah, seakan-akan ulama tersebut menurutnya adalah salah seorang tokoh dari para tokoh ahli bid’ah.

Bahkan bisa jadi ketika dia membantah seorang ahli bid’ah dia justru bersikap lembut dan hikmah.

✏ hal yang seperti ini justru terbalik dari yang semestinya

1⃣ Jadi kelembutan dan hikmah dibutuhkan oleh semua orang, dan lebih ditekankan lagi terhadap seorang Ahlussunnah.

 2⃣ dan hal yang lain terkadang seorang penuntut ilmu terjatuh kepada kesalahan yang menyerupai ucapan dan cara salah satu jamaah dan kelompok (yang menyimpang ),maka tidak sepantasnya untuk mensifati orang yang mengatakan tersebut bahwa dia termasuk kelompok tersebut, namun hanyalah membatasi dengan menyebutkan ucapan yang dia katakan tanpa mensifatkan seorang berilmu itu dengan hal yang tidak sesuai,maka tidak  boleh dinisbatkan dia pada kelompok sesat tersebut.

3⃣ dan hal lain sikap keras, keras kepala, dan tidak lembut menjadikan orang yang mencintai ulama tersebut dan menganggapnya termasuk Ahlus Sunnah akan membelanya dengan fanatik karena dia menganggap ulama tersebut memiliki kebaikan, maka dia akan menentang orang-orang yang membantah kesalahan ulama tersebut dengan bantahan, celaan, dan menimbulkan keributan. Akhirnya urusan bertambah runyam dengan cara yang tidak terpuji dan menyelisihi cara yang semestinya dilakukan oleh para penuntut ilmu ahli hadits.

🌴 Sebab semua ini adalah karena menggunakan cara yang keras dan meninggalkan kelembutan dan hikmah ketika membantah dan menjelaskan kesalahan.

🌾Ini yang ketiga saya cukupkan sampai di sini, semoga Allah menjadikan bermanfaat ilmu yang Dia berikan kepada kita dan membimbing kita serta memberi kita taufiq dan langkah yang tepat.

Teks arab

الخطأ يرد و لا يقبل، على أي أحد ومن أي أحد!

لكن لا ينبغي أن يعامل العالم من أهل السنة إذا أخطأ كما يعامل صاحب الهوى والبدعة إذا أخطأ ؛

والرفق مطلوب والحكمة مطلوبة في التعامل مع كل أحد، وفي حق العالم إذا أخطأ أوكد.

وبعض الناس هداهم الله يشنعون على عالم كبير من أهل السنة بسبب أنه وقف على خطأ له في مسألة خبرية علمية أو عملية، و كأن الشيخ السني عنده رأسا من رؤوس البدعة، بل لعله إذا رد على صاحب بدعة هدأ وترفق واستعمل الحكمة؛

وهذا عكس لما ينبغي أن يكون، فالرفق والحكمة مطلوبان مع الكل، وفي حق الرجل السني أوكد!

هذه واحدة.

وأخرى قد يقع طالب العلم في خطأ فيشابه قول وطريقة جماعة من الجماعات وفرقة من الفرق، فلا ينبغي أن يوصف القائل بأنه من تلك الجماعة أو من تلك الفرقة، إنما يقتصر على وصف القول الذي قاله دون أن يصف العالم فلا ينسبه إلى تلك الفرقة أو الجماعة.

هذه ثانية.

وأمر آخر، الشدة والتعنت وعدم الرفق تجعل من يحب هذا العالم ويرى أنه من أهل السنة يدافع عنه حمية لما يظن فيه من خير، فيتصدى الذين يردون خطأ العالم لهؤلاء الطلاب بالرد والتشنيع والتشغيب؛

فتتشعب الأمور بطريقة غير محمودة، وخلاف ما ينبغي أن يكون عليه حال طلاب العلم أهل الحديث،  وسبب هذا كله استمعال الشدة وترك الرفق والحكمة في الرد وبيان محل الخطأ.

وهذه الثالثة ، وأقف عندها، نفعنا الله بما علمنا وألهمنا رشدنا ورزقنا التوفيق والسداد.

✅ Sumber || https://twitter.com/momalbaz/

Alih bhs
Ust Abu Khuzaimah

🌾WA ALHAQQUL MUBIN🌾

Share this:

Posting Komentar

Arsip Informasi

 
Copyright © 2014 " AL-ISTIQOMAH ALA SUNNAH ". Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates
" Ahlan Wasahlan Di Website Dakwah Yayasan Al-Istiqomah Ala-Sunnah "