TERBARU !

AQIDAH

FATWA

MANHAJIYYAH

Minggu, 31 Maret 2019

💐📝 ISTRI ADALAH PAKAIAN BAGI SUAMI, SUAMI PAKAIAN BAGI ISTRI


💐📝 ISTRI ADALAH PAKAIAN BAGI SUAMI, SUAMI PAKAIAN BAGI ISTRI
Allah Azza Wa Jalla:
...هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ...
"...Mereka (para istri) adalah pakaian bagi kalian (para suami), dan kalian adalah pakaian bagi mereka..."
(QS. al-Baqoroh ayat 187)
Interaksi dan muamalah antar suami istri yang baik adalah bagaikan pakaian yang berjalan sebagaimana fungsinya. Di antaranya adalah:
1. Sangat Dekat
Pakaian adalah melekat pada tubuh, bersentuhan langsung dengan kulit. Demikian dekatnya. Suami istri pun seharusnya demikian. Ada kedekatan fisik dan kedekatan batin.
Suami yang baik menjadi partner hidup yang menyenangkan bagi istrinya. Istri pun demikian. Sahabat yang dekat, sehingga masing-masing pihak mudah menyampaikan gagasan dan keinginannya.
Al-Hafidz Ibnu Katsir rahimahullah menyatakan:
فَلَا أُلْفَةَ بَيْنَ رُوْحَيْنِ أَعْظَمُ مِمَّا بَيْنَ الزَّوْجَيْنِ
"Tidak ada persatuan (kedekatan) antar dua ruh yang lebih besar dibandingkan antar suami istri."
(Tafsir al-Quranil Adzhim karya Ibnu Katsir, saat menafsirkan surat al-A’raaf ayat 189)
2. Saling Membutuhkan
Sebagaimana manusia membutuhkan pakaian. Suami butuh kepada istrinya. Istri pun demikian.
Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan:
لِأَنَّ الزَّوْجَ لَا يَسْتَغْنِي عَنْ زَوْجِهِ فَهُوَ لَهَا بِمَنْزِلَةِ اللِّبَاسِ
"Karena suami membutuhkan istrinya, sebagaimana pakaian (yang dibutuhkan)."
(Tafsir al-Baqoroh libni Utsaimin)
Allah Ta’ala tidak akan memandang dengan pandangan rahmat kepada seorang wanita yang tidak bersyukur terhadap suaminya, padahal ia membutuhkannya.
لَا يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَى امْرَأَةٍ لَا تَشْكَرُ لِزَوْجِهَا، وَهِيَ لَا تَسْتَغْنِي عَنْهُ
"Allah tidak melihat kepada seorang wanita yang tidak bersyukur kepada suaminya, dalam keadaan ia masih membutuhkannya."
(HR. an-Nasaai, al-Hakim dari Abdullah bin Amr, dishahihkan adz-Dzahabiy dan al-Albaniy)
3. Memberikan Kenyamanan dan Ketentraman
وَمِنْ آَيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا...
"Dan di antara tanda-tanda (kekuasaan-Nya), Allah cipakan untuk kalian jenis kalian pasangan, agar kalian merasa tentram kepadanya..."
(QS. Ar-Ruum ayat 21)
Sahabat Nabi Ibnu Abbas menafsirkan makna surat al-Baqoroh ayat 187 di atas (yang menjadi pembahasan utama kita kali ini) dengan penafsiran:
هُنَّ سَكَن لَكُمْ، وَأَنْتُمْ سَكَنٌ لَهُنَّ
"Mereka (para istri) memberikan ketenangan kepada kalian, dan kalian pun memberikan ketenangan kepada mereka."
(Tafsir at-Thobariy)
4. Saling Menutupi Aib/ Kekurangan
يَا بَنِي آَدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآَتِكُمْ ...(الأعراف :26)
"Wahai anak Adam, sungguh telah Kami turunkan kepada kalian pakaian yang menutupi aurat kalian..."
(QS. Al-A’raaf ayat 26)
Fungsi pakaian adalah menutup aurat. Demikian pula suami dan istri, masing-masing semestinya menutupi aib pasangannya. Tidak mengumbar kekurangan dan aib mereka pada pihak lain. Kecuali pada pihak berwenang yang diperlukan sesuai kebutuhan, misalkan konsultasi penyakit pada dokter, atau konsultasi keadaan agama pasangan pada orang yang berilmu agama. Hanya sesuai kadar yang diperlukan, untuk kemaslahatan.
5. Memperlakukan Dengan Baik.
Setiap orang yang berakal pasti memperlakukan pakaiannya dengan baik. Membersihkannya, merawatnya, dan mengenakan dengan baik. Menghindarkannya dari kotoran atau hal-hal yang bisa membuatnya sobek atau terkoyak. Demikian pula suami dan istri semestinya memperlakukan masing-masing pasangannya dengan baik, sebagaimana ia suka diperlakukan demikan.
وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ [البقرة:228]
"Dan mereka (para istri) berhak mendapatkan perlakuan baik sebagaimana mereka wajib memperlakukan (suami) dengan baik."
(QS. Al-Baqoroh ayat 228)
6. Saling Menjaga dan Melindungi
Allah Ta’ala menyebutkan di antara fungsi pakaian adalah untuk melindungi dari udara panas (maupun dingin). Ada pula pakaian untuk melindungi dari saat pertempuran.
...وَجَعَلَ لَكُمْ سَرَابِيلَ تَقِيكُمُ الْحَرَّ وَسَرَابِيلَ تَقِيكُمْ بَأْسَكُمْ (النحل :81)
"Dan Dia (Allah) menjadikan untuk kalian pakaian yang melindungi kalian dari panas dan pakaian yang melindungi kalian saat perang."
(QS. An-Nahl ayat 81)
Demikian pula suami istri sebagai pakaian masing-masing, saling melindungi dan menjaga.
Jika seorang suami terbunuh karena menjaga istrinya atau keluarganya, ia mati syahid.
Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda:
...وَمَنْ قُتِلَ دُونَ أَهْلِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ
.
"..dan barangsiapa yang terbunuh karena (membela) keluarganya, dia syahid."
(HR. Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, dari Said bin Zaid, dishahihkan Syaikh al-Albaniy)
Beberapa sifat istri calon penghuni surga di antaranya adalah menyenangkan suami ketika memandangnya, taat ketika diperintah, dan menjaga diri dan harta saat suami tidak berada di dekatnya.
خَيْرُ النِّسَاءِ مَنْ تَسُرُّكَ إِذَا أُبْصِرَتْ وَ تُطِيْعُكَ إِذَا أُمِرَتْ وَ تَحْفَظُ غَيْبَتَكَ فِي نَفْسِهَا وَ مَالِكَ
"Sebaik-baik wanita (istri) adalah yang menyenangkanmu ketika dipandang, mentaatimu ketika diperintah, dan menjaga diri dan hartamu ketika engkau tidak ada."
(HR. at-Thobarony dishahihkan al-Albany dalam Shahihul Jami’)
7. Saling Mengarahkan Pada Ketakwaan
Allah Ta’ala menyebut bahwa pakaian terbaik adalah ketakwaan. Karena itu, perjuangan terbaik dalam interaksi suami istri adalah sama-sama membawa diri dan pasangannya untuk bertakwa kepada Allah: menjalankan ketaatan kepada Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya.
Allah Ta’ala berfirman:
...وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ
"...Dan pakaian ketakwaan itu adalah yang terbaik."
(QS. Al-A’raaf ayat 26)
Semoga Allah Ta’ala memberikan taufiq dan pertolongan kepada segenap keluarga kaum muslimin...
(Abu Utsman Kharisman)
💡💡📝📝💡💡
WA al I'tishom
•┈┈┈┈•✿❁•••❁✿•┈┈┈┈•
📬 Diposting ulang hari Selasa, 19 Rajab 1440 H / 26 Maret 2019 M
🌐 http://www.nisaa-assunnah.com
📠 http://t.me/nisaaassunnah
🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎

Sabtu, 16 Maret 2019

NASEHAT ULAMA SALAF UTK KAUM MUSLIMIN AGAR MENGERTI TENTANG HAKEKAT KEHIDUPAN


🔉Telah berkata Umar bin Al khothob radhiyallahu anhu :

✳ Kalau sekiranya tidak ada 3 hal sungguh aku ingin menjadikan diriku akan berjumpa dengan Allah

Dalam riwayat lain : kalo tidak ada 3 hal didunia niscaya aku tidak  ingin tetap tinggal di Dunia ;

1⃣ Kalo sekiranya aku tidak berjalan untuk berjuang dijalan Allah azza wajalla atau aku tidak terdorong utk berjihad atau aku persiapkan pasukan utk berjuang dijalan Allah .

2⃣ Dan kalo sekiranya aku tidak meletakkan dahiku untuk Allah atau tidak ada usaha maksimal untuk sholat Qiyamul lail .

3⃣ Kalo sekiranya tidak ada majlis ilmu dengan suatu kaum yang mereka telah menyeleksi pembicaraan yang baik sebagaimana menyeleksi buah kurma yang baik .

Teks arab

قال عمر ابن الخطاب رضي الله عنه :
لولا ثلاث لأحببت أن أكون قد لقيت الله :
لولا أن اسير في سبيل الله عز وجل .
ولولا أن أضع جبهتي لله .
أو أجالس أقواما ينتقون أطايب الحديث ، كما ينتقون أطايب التمر

(( لولا ثلاث قي الدنيا لما احببت البقاء فيها لولا ان احمل او اجهز جيشاً في سبيل الله ,و لولا مكابدة الليل , ولولا مجالسة أقوام ينتقون أطايب الكلام كما ينتقى الطيب من التمر ))

نقل عن تهذيب حلية الأولياء 1/71 :

🍃 *Silahkan bergabung di Chanel kami dibawah ini bila ingin tambahan  Faedah*

🌀 *WhatsApp Al-Istiqomah 'alas Sunnah Batam*

https://chat.whatsapp.com/B5wQS9LEOXEKn0YKW8RwfM

https://chat.whatsapp.com/9afTWV50gfo5gC1XlUNykf

https://chat.whatsapp.com/J0v88moNjJx2ztDTVwbqGP


📡📻Tafadhol kunjungi LINK kami bila ingin dapat postingan ilmiyah lainnya :

🌏 *Web Situs Salafy Batam*
http://istiqamahbatam.org

🇮🇩 *Channel Telegram* ||
1⃣ http://telegram.me/istiqomahsalafi
2⃣ https://t.me/Bantahhizbiyah
3⃣ https://t.me/ltqisbatam

*Silahkan di Share ilmu Islam yang bermanfaat untuk Umat.*.

​♲ *مُــُنُ احُـُبُ آلُآ يَنْقَطًع عملُہ بْعد​  ​مۆتٌہ فَلُيَنْشُر آلعلُم [آبْنْ آلُجۆڒي] ​✾​

Barang siapa yang ingin agar tidak terputus amalannya setelah kematiannya maka sebarkanlah Ilmu Agama ini
( kata Ibnul Jauziyah)

💎💎💎💎💎💎💎💎
*•┈┈••⊰✿✿⊱••┈┈•*

Rabu, 21 November 2018

Kumpulan Lengkap Audio Rekaman Dauroh Imam Syafi'i (DIS) 5 Kota Indonesia - tahun ke 8 - 1440 H / 2018 M

KUMPULAN LENGKAP HASIL REKAMAN AUDIO DAUROH IMAM AS-SYAFII KE- 8 (LIMA KOTA DI - INDONESIA)

1. Rekaman DIS 8 - Kota Balikpapan - Kalimantan Timur  ( Klik DOWNLOAD Disini )







Kegiatan Dauroh ini disiarkan secara langsung melalui sumber informasi sebagai berikut :
🔹🔊 http://www.daurohimamasysyafii.com
🔹🔊 http://www.masjidfatahillah.com
🔹🔊 http://www.tasriau.com
🔹🔊 http://www.radioibnulqoyyim.com
🔹🔊 http://www.anshorussunnahbatam.com

Sumber Rujukan/Referensi :
1. daurohimamasysyafii.com
2. radioibnulqoyyim.com
3. masjidfatahillah.com
4. t.me/AudioThalabIlmuSyar_i
5. t.me/anshorussunnahbatam
6. t.me/masjidfatahillahdepok

Kamis, 15 November 2018

Nasehat Indah Syaikh Abdul Aziz Bin Baz Tentang Peringatan Maulid Nabi



*📚🕋⛔ Nasehat Indah Syaikh Abdul Aziz Bin Baaz Tentang Peringatan Maulid Nabi

✍Sungguh kami telah berulang-ulang menjelaskan permasalahan tentang perayaan maulid Nabi ﷺ dari kitabullah maka kita dapatkan Allah ﷻ memerintahkan kita untuk Ittiba' (mengikuti) Rasulullah ﷺ dari apa yang beliau bawa dan memperingatkan kita untuk (meninggalkan) apa yang beliau ﷺ larang. Dan menghabarkan kepada kita bahwa sungguh Allah ﷻ telah menyempurnakan agama-Nya kepada umat ini, sehingga perayaan maulid Nabi ﷺ tidak pernah datang dari Nabi ﷺ , bukan bagian dari agama yang telah Allah ﷻ sempurnakan untuk kita, dan Allah ﷻ memerintahkan kita untuk mengikuti Nabi ﷺ dalam beragama".

📙 Asy-Syaikh Abdul 'Aziz bin 'Abdullah bin Baz رحمه الله http://www.binbaz.org.sa/mat/8148

✍ قد رددنا هذه المسألة وهي : الاحتفال بالموالد إلى كتاب الله سبحانه فوجدناه يأمرنا با تباع الرسول ﷺ فيما جاء به ، ويحذرنا عما نهى عنه ويخبرنا بأن الله سبحانه قد أكمل لهذه الأمة دينها ، وليس هذا الإحتفال مما جاء به الرسول ﷺ فيكون ليس من الدين الذي أكمله الله لنا ، وأمرنا باتباع الرسول فيه .
     
📙 الشيخ عبد العزيز بن عبد الله بن باز - رحمه الله -

▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️

✍Dan juga telah berulang-ulang kami menjelaskan /membantah permasalahan perayaan maulid Nabi ﷺ dari sunnah Rasulullah ﷺ , maka kita tidak mendapatkan dalam hadits bahwa Nabi ﷺ pernah merayakannya dan Beliau ﷺ tidak pernah memerintahkan merayakannya dan juga para Sahabat radhiyallahu'anhum tidak pernah merayakannya.

*☝Maka dari sini kita mengetahui bahwa perayaan maulid Nabi ﷺ bukan bagian dari agama,  bahkan itu adalah perkara bid'ah yang di ada-adakan dan juga termasuk Tasyabbuh (menyerupai) ahli kitab dari kalangan Yahudi dan Nashara  pada perayaan-perayaan mereka".*

📙 Asy-Syaikh Abdul 'Aziz bin 'Abdullah bin Baz رحمه الله http://www.binbaz.org.sa/mat/8148 
_______

✍ وقد رددنا ذلك  - أيضا - هذه المسألة وهي : الإحتفال بالموالد إلى سنة الرسول الله ﷺ فلم نجد فيها أنه فعله ، ولا أمر به ولا فعله أصحابه رضي الله عنهم ، فعلمنا بذلك أنه ليس من الدين بل هو من البدع المحدثة ، ومن التشبه بأهل الكتاب من اليهود والنصارى في أعيادهم .

📙الشيخ عبد العزيز بن عبد الله بن باز - رحمه الله -

✍ "Adapun yang pertama kali yang mengada-adakan (Perayaan maulid Nabi ﷺ ) yang terkenal adalah Bani Fatimiyah di Negeri Mesir dan Magrib, pada abad ke empat dan kelima. Sungguh mereka telah melakukan perkara baru  dengan merayakan maulid (kelahiran) untuk Rasulullah ﷺ, untuk Hasan dan Husain serta sayyidah Fatimah  radhiyallahu'anhum kemudian mereka berhukum dengannya. Kemudian setelah itu perayaan-perayaan maulid ini di lakukan oleh kaum Syi'ah dan selain dari mereka.

*✋🏻Sementara perayaan maulid (kelahiran) Nabi ﷺ adalah bid'ah yang tidak ada keraguan padanya,  karena sesungguhnya Nabi ﷺ seorang pengajar yang membimbing ummatnya dan para Sahabat adalah manusia yang paling utama setelah para Nabi, dan sungguh beliau ﷺ telah menyampaikan dengan penyampaian yang sangat jelas, tidak pernah sama sekali beliau ﷺ merayakan kelahirannya, dan tidak pernah membimbing (ummatnya) untuk merayakannya.*

💎Demikian pula para Sahabat radhiyallahu'anhum manusia yang paling utama dan manusia yang paling cinta kepada Nabi ﷺ tidak pernah marayakan maulid Nabi ﷺ. Demikian pula orang - orang yang mengikuti mereka dengan baik dari tiga generasi terbaik ummat ini, tidak pernah merayakan maulid Nabi ﷺ ".

📙 Asy-Syaikh Abdul 'Aziz bin 'Abdullah bin Baz - رحمه الله (Fatawah nur 'ala ad-Darbi , Juz 1)
____

✍ وأما ما أحدثه الفاطميون المعروفون ، فإن ذلك كان في مصر والمغرب في القرن الرابع والخامس. وقد أحدثوا موالد للرسول ﷺ وللحسن والحسين ، وللسيدة فاطمة ، ولحاكمهم ، ثم وقع بعد ذلك الإحتفالات بالموالد بعد هم من الشيعة وغيرهم ، وهي بدعة بلا شك
لأن الرسول ﷺ هو المعلم المرشد ، وأصحابه أفضل الناس بعد الأنبياء ، وقد بلغ البلاغ المبين ، ولم يحتفل بموالده عليه الصلاة والسلام ، ولا أرشد إلى ذلك ، ولا احتفل به أصحابه أفضل الناس وأحب الناس للنبي ﷺ ولا التابعون لهم بإحسان في القرون المفضلة الثلاثة .

📙الشيخ عبد العزيز بن عبد الله بن باز - رحمه الله - (فتاوى نور على الدرب ، الجزء الأول )

💿Rujukan @Alhaqqu_Ahabbu_Ilaina

🌍📲 Channel Telegram
https://t.me/infokajiansalafysulawesi

Sabtu, 15 September 2018

🍃 *Wahai Mukminin Ingatlah Allah Dan Pelajarilah Al-Quran



🍃 *WAHAI ORANG YANG BERIMAN SUDAH SAATNYA SEKARANG UNTUK MENGINGAT ALLOH DAN MEMPELAJARI FIRMAN ALLAH ( AL-QUR'AN)*

Sebelum Tiba Masa akan ditinggalkan Alquran dan ALQURAN akan diambil oleh Allah. Alhamdulillah washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah wa ‘ala aalihi washahbihi wa man tabi’ahum bi ihsanin ilaa yaumiddin, amma ba’du Allah Ta'ala berfirman:
 أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ 
لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ 
“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik” (Al-Hadid: 16)

 PENJELASAN ULAMA AHLI TAFSIR :
 ✅ Menurut salah seorang ulama ahli tafsir Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah beliau telah mengatakan: “Apakah belum datang waktunya bagi kaum mukminin untuk tunduk hatinya dalam berdzikir kepada Allah” yakni hatinya lunak disaat mengingat Al-Qur’an, disaat dinasehatkan dan disaat mendengarkan Al-Qur’an lalu dia akan memahaminya, tunduk, mendengar dan patuh terhadap firman Allah.
 ✅ Dan telah disebutkan dalam riwayat yang shahih, dikeluarkan oleh Imam Muslim:
 عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ z قَالَ مَا كَانَ بَيْنَ إِسْلاَمِنَا وَبَيْنَ أَنْ عَاتَبَنَا اللَّهُ بِهَذِهِ الآيَةِ "أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ" إِلاَّ أَرْبَعُ سِنِينَ 
 Dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu anhu telah berkata: “Tidaklah jarak masa diantara keislaman kami dengan teguran Allah terhadap kami dengan ayat: “Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah…..” kecuali masa setelah 4 tahun lamanya. Keterangan shahabat diatas menunjukan bahwa mereka para shahabat itu telah diingatkan dan ditegur oleh Allah setelah berislam selama empat tahun lamanya untuk kembali dalam mengingat Allah dan untuk tunduk terhadap kebenaraan yang telah diturunkan-Nya, maka jika keadaan shahabat dengan berbagai macam keutamaan yang diperolehnya, dan mereka adalah orang yang selalu bersama dengan Rasulullah `,, dan mereka adalah orang yang mengerti tentang bahasa Al-Qur’an masih juga tetap mendapat teguran dari Allah, *lalu bagaimana dengan keadaan kita kaum muslimin yang sangat jauh dalam meraih keutamaan jika dibandingkan dengan keadaan mereka ?!!, terlebih dengan keadaan kita yang tidak mengerti tentang bahasa Al-Qur’an, dan ditambah dengan keadaan kita yang sering melalaikan Al-Qur’an, maka sangatlah pantas untuk kita mendapat nasehat dan teguran dari ayat diatas* !!

 ✅ Disebutkan dalam suatu kisah salah seorang ulama besar dimasa jahilnya, yaitu Fudhail bin Iyadh, lalu dia bertaubat kepada Allah dengan sebab teringat dengan ayat Allah diatas, sebagaimana yang telah disebutkan oleh Adz-Dzahabi dalam Siyar A’lamin Nubala, dari jalan Al-Fadhl bin Musa berkata: “Bahwa Fudhail bin Iyadh dulunya adalah seorang perampok (penyamun), dia pernah melakukan perampokan ditengah jalan yang terletak diantara tempat Abu Warda dan Sirjis. Dan sebab taubatnya beliau adalah bahwa dia pernah merindukan seorang wanita, disaat itu beliau sedang menaiki dinding rumah seorang wanita tersebut untuk melihat wanita itu, tiba-tiba dia mendengar seseorang membaca Al-Qur’an yang berbunyi:
 أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ 
“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka)” (Al-Hadid: 16)
 Maka tatkala beliau mendengar ayat tersebut beliau berkata: “Na’am ya Rabbku (Ya Tuhanku), telah tiba saatnya sekarang”, lalu beliau kembali dan berlindung diwaktu malam disebuah reruntuhan bangunan, maka tiba-tiba disaat itu ada sekelompok orang yang akan melewati tempat tersebut, sebagian diantara mereka berkata: “Kita lanjutkan saja perjalanan kita”, sebagian yang lain berkata: “Kita tunggu sampai pagi karena Fudhail akan merampok kita ditengah jalan”. Dia berkata: “Lalu aku berfikir dan aku katakan pada diriku sendiri: “Aku selalu berusaha diwaktu malam untuk melakukan kemaksiatan, sementara sebagian masyarakat muslim disini takut kepadaku, maka tidaklah yang diperlihatkan oleh Allah kepadaku untuk terdorong melakukan sesuatu terhadap diri mereka melainan agar aku berhenti (dari kemaksiatan)”, lalu beliau berdoa

: اللَّهُمَّ إِنِّيْ قَدْ تُبْتُ إِلَيْكَ، وَجَعَلْتُ تَوْبَتِي مُجَاوَرَةَ البَيْتِ الحَرَامِ 
 “Ya Allah, sesungguhnya aku bertaubat kepada-Mu dan aku akan jadikan taubatku ini untuk selalu mendekat ibadah kepada-Mu di Masjidil Harom” Dari kisah Fudhail diatas bisa diambil faedah yang besar, yaitu tentang pentingnya memahami Al-Qur’an sehingga dengan hal ini akan memberikan pengaruh baik pada hatinya

✅ Oleh sebab itu Allah Ta'la memerintahkan untuk memperhatikan makna yang terkandung dalam Al-Qur’an, sebagaimana yang telah disebutkan dalam firman-Nya:
 كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الأَلْبَابِ 
 “Suatu kitab yang telah diturunkannya kepadamu yang diberkahi agar mereka dapat memahami ayat-ayat-Nya dan agar orang yang memiliki akal dapat mengambil pelajaran” (Shad: 29)
 Imam Al-Hasan Al-Bashri telah berkata: “Demi Allah, bukanlah memperhatikan Al-Qur’an itu dengan menghafal huruf-hurufnya sementara batasan syariat–Nya telah disia-siakan dan diabaikan, sampai ada salah seorang diantara mereka berkata aku telah membaca Al-Qur’an semuanya tapi tidak terlihat dalam Al-Qur’an yang berbicara masalah akhlak dan tidak ada beramal”. 

 ✅ Allah Ta’ala telah menjelaskan tentang orang yang benar dalam keimanannya terhadap kitab yang diturunkan, bahwa mereka adalah orang yang sampai padanya Al-Kitab kemudian dikaji dengan sesungguhnya, sebagaimana firman Allah Ta’ala: 
 الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَتْلُونَهُ حَقَّ تِلاوَتِهِ أُولَئِكَ يُؤْمِنُونَ بِهِ 
 “Dan orang–orang yang pernah Kami berikan kitab kepada mereka lalu mereka membaca (tilawah) dengan sebenarnya maka mereka itu orang yang mengimaninya” (Al-Baqarah: 121)

 Imam Syaukani berkata bahwa yang dimaksud dengan membaca (tilawah) itu adalah dengan mengamalkannya, dan seseorang tidak bisa beramal kecuali dengan memperhatikan makna yang terkandung di dalamnya.

 ✅ Allah Ta'ala mencela orang yang tidak mau memperhatikan makna yang terkandung dalam Al-Qur’an dan hanya mencukupkan dengan mambaca huruf-hurufnya saja tanpa memahami maknanya, sebagaimana firman Allah Ta’ala: 
 وَمِنْهُمْ أُمِّيُّونَ لا يَعْلَمُونَ الْكِتَابَ إِلا أَمَانِيَّ وَإِنْ هُمْ إِلا يَظُنُّونَ
 “Dan diantara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al-Kitab, kecuali sekedar amaniyah (dibaca saja) dan mereka hanya menduga-duga” (Al-Baqarah: 78) 
 Imam Asy-Syaukani berkata: “Al-Amaniyah ada yang berpendapat bahwa artinya adalah tilawah (bacaan semata), yaitu: tidak ada ilmu bagi mereka kecuali semata-mata bacaan tanpa pemahaman dan perhatian” 

✅ Allah Ta'la berfirman: وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا “Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Qur’an itu sesuatu yang ditinggalkan" (Al-Furqan: 30) Ibnu Katsir berkata: “Bahwa sikap tidak mau memperhatikan Al-Qur’an dan tidak pula memahaminya, maka ini yang dimaksud dengan Al-Qur’an itu mahjur (ditinggalkan)”. 

 Imam Ibnul Qayyim telah berkata dalam kitab Fawa’idutafsir: 
 “Ada beberapa bentuk ditinggalkannya Al-Qur’an: 
 1⃣ Hajr (meninggalkan Al-Qur’an) dengan tidak mau mendengar dan mengimaninya, dan tidak mau memperhatikannya. 
 2⃣ Hajr dengan tidak ada pengamalan dan tidak ada pijakan pada batasan ketentuan syariat yang halal dan yang haram meskipun dia membaca dan mengimaninya. 
 3⃣ Hajr dengan tidak mau berhukum dengan hukum Allah, baik dalam perkara dasar pokok agama atau cabang-cabangnya, dan keyakinannya belum memberi faedah yang maksimal, dan dalil-dalil yang sekedar dilafadzkan saja tidak menghasilkan ilmu. 
 4⃣ Hajr dengan dia telah meninggalkan pemahaman dan pengkajian makna yang diinginkan oleh Allah yang berfirman. 
 5⃣ Hajr dengan tidak mau mencari kesembuhan dan pengobatan untuk segala macam penyakit hati dengan Al-Qur’an. 

 ✅ Jadi orang yang telah meninggalkan Al-Qur’an adalah orang yang sangat dicela oleh agama. Oleh sebab itu jika umat ini tidak lagi mau mengindahkan apa yang dinasehatkan oleh Allah dan Rasul-Nya maka pada suatu saat nanti Al-Qur’an akan diambil oleh Allah, sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadits: “Sungguh Al-Qur’an akan diambil ditengah-tengah kalian diwaktu malam hari, lalu akan hilang dari dada kalian dan tidak akan tertinggal sedikitpun dari ayatnya di dunia ini” (Dari Ibnu Mas’ud dan Hudzaifah secara marfu’ dalam riwayat Ibnu Majah, shahih menurut Al-Albani) Demikianlah yang bisa diuraikan oleh si penulis, sebenarnya penulis ingin membawakan beberapa kisah menarik tentang pengaruh Al-Qur’an dihati shahabat sebelum keislamannya dengan sebab mereka telah mengerti dan memahami makna Al-Qur’an, insya Allah dilain kesempatan akan kami bawakan. Mudah-mudahan apa yang bisa penulis tuangkan dalam risalah ini bisa bermanfaat, dengan harapan semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk kembali kepada Al-Qur’an dengan mengkaji makna yang dikandungnya, dan semoga Allah tidak menggolongkan kita sebagai orang yang meninggalkan Al-Qur’an. Amin.. Wallahu a’lamu bish shawab 

وَ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلَّمَ ✏
 Penulis *Al Ustadz Abu Khuzaimah* 
 🌀 *WhatsApp Al-Istiqomah 'alas Sunnah Batam* 🇮🇩 *Channel Telegram* || http://telegram.me/istiqomahsalafi 
💎💎💎💎💎💎💎💎💎

Selasa, 28 Agustus 2018

INSYA ALLAH, DATA PESERTA YANG AKAN IKUT PAKET A - PKBM

Sabtu, 23 Desember 2017

Rangkaian Dauroh Imam Syafi'i (DIS) tahun ke 7 - 1439 H / 2017 M (Jadwal Kegiatan Se-Indonesia)

Rangkaian Keseluruhan Kegiatan dan Rekaman
Dauroh Imam Asy Syafi'i ke- 7 



(1). Masjid Fatahillah Depok



Download Rekaman Dauroh DIS-7 Depok, 
Klik Disini 
#################################################################

(2). Pondok Pesantren Ta'zhim As-Sunnah 
Pekanbaru Riau


Download Rekaman Dauroh DIS-7 Pekanbaru
Rekaman Dauroh Asatidz - Pekanbaru
KLIK DISINI
#################################################################

(3). Batam Kepuluan Riau



Download Rekaman Dauroh DIS-7 Batam, Klik Disini :
(a).Pondok Pesantren Anshorus Sunnah
(b).Masjid Sukajadi Batam Center

#################################################################


(4). Lubuk Pakam Deli Serdang-Medan-Sumut


Download Rekaman Dauroh DIS-7 Lubuk Pakam, Klik Disini:
(a).Pondok Pesantren Ath Thoifah Al Manshuroh
(b).Masjid Jami' Agung Lubuk Pakam

#################################################################


(5). Masjid Dakwah Universitas Sumatera Utara (USU) Kota Medan - Sumut


Download Rekaman Dauroh DIS-7 Masjid Kampus USU, 
Klik Disini:

#################################################################

(6). Andansari - Medan Marelan - Sumut

Download Rekaman Dauroh DIS-7 Andansari, Klik Disini:
(a).Ma'had Umar bin Khottob

#################################################################

(7). Balikpapan - Kalimantan 



Download Rekaman Dauroh DIS-7 Balikpapan, Klik Disini:
(a).Masjid Zaa'dul Ma'ad - Pondok Pesantren Ibnu Qoyyim

===========================================

📡📻 Referensi:
Kegiatan Dauroh ini disiarkan secara langsung melalui sumber informasi sebagai berikut :
🔹🔊 http://www.masjidfatahillah.com
🔹🔊 http://www.tasriau.com
🔹🔊 http://www.radioibnulqoyyim.com
🔹🔊 http://www.anshorussunnahbatam.com

Minggu, 17 September 2017

PENCERAHAN DARI MUDIR LTAQIS terkait dengan maraknya penipuan bermodus kecelakaan anak santri dll

Bismillah 
Sebelumnya kami mohon maaf bila terlambat menjawab dan menanggapi sms wali santri yg mengeluhkan perihal anaknya yang telah diberitakan terkena musibah ..

Hal ini disebabkan oleh satu dan lain hal dari keadaan kondisi Hp yang kurang normal
Menanggapi dari berbagai macam keluhan perihal berita yang baru baru ini tersebar tentang penipuan bermodus kecelakaan anak sebenarnya itu modus stok lama yang terulang kembali dengan memanfaatkan momen data nomer telpon wali santri yang  tercatat
Sebenarnya data tersebut termasuk data privasi lembaga LTAQIS yang tidak boleh semua orang yang tidak berkepentingan mengetahui hal nomer tersebut..

Namun Qoddarallah ma sya a faal ,Allah telah menentukan taqdir atas semua yang terjadi sehingga mereka dari orang orang jahat yang tidak suka dengan dakwah ilas sunnah wa ilal haq senantiasa mereka akan mencari cela untuk merusakkan dakwah tersebut dengan segala cara diantaranya membuat fitnah dan kekacauan terhadap orang yang telah mengikuti kebenaran yang kami dakwakan dan yang simpatisan terhadap kebenaran baik dari kalangan para ikhwan akhwat dan wali santri serta masyarat disekitar Lembaga LTAQIS
Para pendusta dan para penipu itu telah memiliki standar ganda dalam melancarkan aksinya dalam menipu dengan modus kecelakaan dan musibah anak santri, 
dan ini adalah trik dan tipu muslihat yang telah diprogramkan oleh mereka untuk mencapai standar ganda tersebut yaitu:

Pertama ingin merusak Dakwah ilal hak dengan mencoreng nama baik Lembaga dengan dikesankan bahwa Lembaga beserta pengurusnya tidak punya perhatian terhadap anak didiknya sehingga mereka terkena musibah..
Yang kedua mereka ingin merenggut dana wali santri yang lengah terhadap tipudaya mereka dengan mereka menghubungi walisantri yang dianggap tidak mengetahui hal ihwal keadaan anaknya lalu diberitakan oleh mereka bahwa anak nya berada di rumah sakit dan butuh biaya penanganan perawatan sebesar jutaan rupiah ..
Dan diri sinilah mereka akan mendapat banyak uang harom.

Dan juga kemungkinan tujuan lain memanfaat kondisi kepolitikan dan sosial yang tidak stabil dengan ingin mengalihkan suatu kebijakan yang diambil oleh pemerintah dalam menangani suatu masalah yang terjadi dari lawan politiknya dengan membuat propaganda palsu yang akan menguntungkan sipenipu dan jaringan jaringannya.
Oleh karena itu kami dari mudir dan segenap pengurus akan mengantisipasi gejala yang baru saja terjadi yang telah meresahkan semua pihak yang terkait dengan Lembaga ini.
Maka sikap kami sebagai berikut :
1⃣. menyadari bahwa apa yang telah terjadi dengan banyaknya aksi teror dan penipuan dengan menggunakan modus apapun adalah merupakan suatu keadaan yang telah diberitahukan oleh Rosulullah shallallahu alahi wasallam dalam hadits yang shoheh tentang banyaknya para pendusta baik dalam kedok agama atau yang lainnya
يَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمان ِ دَجَّالُونَ كَذَّابُونَ يَأْتُونَكُمْ مِنَ اْلأَحَادِيثِ بِمَا لَمْ تَسْمَعُوا أَنْتُمْ وَلاَ آبَاؤُكُمْ فَإِيَّاكُمْ وَإِيَّاهُمْ لاَ يُضِلُّونَكُمْ وَلاَ يَفْتِنُونَكُمْ.
“Akan terjadi diakhir zaman para pembohong para pendusta akan datang dengan membawa berita kepada kalian dengan sesuatu yang tidak pernah kalian dengar, tidak juga pernah didengar oleh bapak-bapak kalian, maka hati-hatilah kalian dengan mereka dan hindarilah mereka agar tidak menyesatkan kalian juga tidak mendatangkan fitnah kepada kalian.” 
Syarh Shahiih Muslim lin Nawawi juz 1/78-79 .

Dalam syarah hadits disebutkan :
Para Dajjal diambil dari kata Dajl yang artinya suka membuat kerancuan dan pengkaburan (talbis ) banyak membuat makar dan pentalbisan penyamaran dari para penipu.. 
"..akan datang beberapa kelompok manusia dan mereka berkata : kami orang yang punya ilmu dan orang yang punya kedudukan kami mengajak kalian kepada Agama ini padahal mereka para pendusta 
Mereka datang bawa berita berita dusta mereka membuat keputusan sendiri secara batil dan keyakinan yang rusak .
Teks 
( وعن أبي هريرة ) : - رضي الله عنه - ( قال : قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : ( يكون في آخر الزمان ) ، أي : آخر زمان هذه الأمة ( دجالون ) : من الدجل وهو التلبيس جمع الدجال ، وهو كثير المكر والتلبيس . ، أي : الخداعون . يعني : سيكون جماعة يقولون للناس : نحن علماء ومشايخ ندعوكم إلى الدين وهم ( كذابون ) : في ذلك ( يأتونكم من الأحاديث بما لم تسمعوا أنتم ولا آباؤكم ) ، أي : يتحدثون بالأحاديث الكاذبة ويبتدعون أحكاما باطلة واعتقادات فاسدة اهـ  . 

Dalam riwayat Muslim rahimahullah meriwayatkan dari ‘Amir bin ‘Abdah, dia berkata, “‘Abdullah berkata:
إِنَّ الشَّيْطَانَ لِيَتَمَثَّلُ فِي صُورَةِ الرَّجُلِ فَيَأْتِي الْقَوْمَ فَيُحَدِّثُهُمْ بِالْحَدِيثِ مِنَ الْكَذِبِ فَيَتَفَرَّقُونَ فَيَقُولُ الرَّجُلُ مِنْهُمْ سَمِعْتُ رَجُلاً أَعْرِفُ وَجْهَهُ وَلاَ أَدْرِي مَا اسْمُهُ يُحَدِّثُ.
‘Sesungguhnya syaitan menjelma dalam rupa seseorang, lalu dia mendatangi suatu kaum dan menceritakan sebuah berita bohong, akhirnya mereka berselisih. Lalu seseorang dari mereka berkata, ‘Aku mendengar seseorang bercerita, ‘Aku mengetahui wajahnya akan tetapi tidak mengetahui namanya.’”
[ Shahiih Muslim, al-Muqaddimah, (I/78, Syarh an-Nawawi).

Dan disini Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi peringatan agar kita berhati hati terhadap aksi mereka para penipu dan tidak boleh membenarkan info dan tindakan mereka dalam menipu umat
Dan dizaman dahulu Para ulama hadits telah menjadikan hadits-hadits ini sebagai landasan tatsabbut (melakukan klarifikasi dan kroscek) dalam menukil sebuah hadits dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan memeriksa para perawi agar diketahui yang terpercaya dari yang lainnya.
Dinukil sebagian keterangan dari kitab Asyraathus Saa’ah, Penulis Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil, Daar Ibnil Jauzi
2⃣ Hendaknya kita dalam menangani masalah apapun yang terjadi  dengan ketenangan dan tidak boleh panik dan tidak boleh terburu buru dalam mengambil sikap yang kurang diperhitungkan sebab agama Islam ini adalah agama yang tenang sebagaimana yang telah dikatakan oleh Al-'Allamah Shaleh al-Fauzan hafizhahullah berkata:
Agama Islam adalah agama yang tenang dan penuh kasih sayang. Tidak ada kegaduhan, kekacauan, dan provokasi fitnah padanya. Inilah agama Islam.
Teks arab
"دين الإسلام دين هدوء ودين رحمة، لا فوضى فيه ولا تشويش ولا إثارة فتن، هذا هو دين الإسلام"
Dan Syaikh sholeh aali syaikh mufty ulama saudy dalam ceramah beliau yang telah ditranskip yang berjudul dhowabith syariyya limauqifilmuslim fil fitan berkata :
Hendaknya kalian bila muncul berbagai macam fitnah maka bersikap lembut, bersikap taanny (tidak terburu buru) dan Hilm (teliti dalam mengkaji masalah) 
Dalilnya anjuran untuk bersikap lembut Rosulullah shallallahu alahi wasallam bersabda 
Tidaklah suatu perkara yang ada padanya kelembutan kecuali akan membuat Indah masalah

Dan dalil tentang anjuran bersikap taanny dan hilm adalah perkataan Al Asyaj bin abdil qois :sungguh jika ad 2hal pada kamu niscaya Allah mencintaimu yaitu, sikap Hilm (teliti dalam berita) dan taanny pelan dan tidak terburu buru. 
Sikap teliti itu adalah sikap yang terpuji sebab hilm teliti itu adalah melihat suatu masalah sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

Dan sifat inilah yang menyebabkan keadaan bangsa romawi bisa eksis sampai hari kiamat sebagai mana yang telah disabdakan oleh Nabi shallallahu alahi wasallam bahwa tidak akan datang hari kiamat sampai ada mayoritas bangsa romawi 
Sebab sebagaimana yang telah dikatakan oleh shahabat Nabi Amr bin Al Ash bahwa mereka bangsa Romawi itu punya sifat diantara : mereka orang yang paling teliti disaat terjadi fitnah kedua orang yang cepat tersadarkan disaat terkena musibah..

Oleh karena itu jika mereka orang non Islam saja bisa dipertahankan keberadaannya sampai hari kiamata dengan sifat hilm ketelitian yang ada pada mereka maka tentunya sifat tersebut lebih berhak kaum muslimin untuk meraihnya daripada mereka.
Maka dari itu kami menghimbau kepada segenap kaum muslimin dan wali santri khususnya agar mensikapi masalah yang bermunculan dengan teliti dan tidak terbawa emosi .
Teks arab
عليك بالرفق ، وعليك بالتأني ، وعليك بالحلم .
ثلاثة أمور : أما الأمر الأول ـ وهو الرفق ـ ؛ فإن النبي صلى الله عليه وسلم قال فيما ثبت عنه في الصحيح : << ما كان الرفق في شيء إلا زانه ، ولا نزع من شيء ؛ إلا شانه >>.
أما الأمر الثاني ؛ فعليك بالتأني ؛ يقول المصطفى صلى الله عليه وسلم لأشج عبد القيس : << إن فيك لخصلتين يحبهما الله ورسوله : الحلم والأناة >> .
و أما الأمر الثالث ؛ فهو الحلم ، والحلم في الفتن وعند تقلب الأحوال محمود أيما حمد ، ومثنىً عليه أيما ثناء ؛ لأنه بالحلم يمكن رؤية الأشياء على حقيقتها ، ويمكن بالحلم أن نبصر الأمور على ماهي عليه .
ثبت في "صحيح مسلم" من حديث الليث بن سعد عن موسى بن علي عن أبيه : أن المستورد القرشي ـ وكان عنده عمرو بن العاص رضي الله عنه ـ ؛ قال : سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول : << تقوم الساعة والروم أكثر الناس >> . قال عمرو بن العاص له ـ للمستورد القرشي ـ : أبصر ما تقول ‍. قال : ومالي أن لا أقول ما قاله رسول الله صلى الله عليه وسلم ؟ قال : إن كان كذلك ؛ فلأن في الروم خصالاً أربعاً : الأولى : أنهم أحلم الناس عند الفتنة . الثانية : أنهم أسرع الناس إفاقة بعد مصيبة …
3⃣ hendaknya kita mengembalikan semua pemberitaan dari berita yang mengkhawatirkan kepada yang punya ilmu dan kewenangan dalam menyelesaikan masalah dan dilaporkan ke pihak pemerintahan dan yang mewakilinya.
Sebagaimana Allah ta’ala berfirman :
وَإِذَا جَاءهُمْ أَمْرٌ مّنَ ٱلأمْنِ أَوِ ٱلْخَوْفِ أَذَاعُواْ بِهِ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى ٱلرَّسُولِ وَإِلَىٰ أُوْلِى ٱلأمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ ٱلَّذِينَ يَسْتَنْبِطُونَهُ مِنْهُمْ . . 
“Dan bila sampai kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan yang telah disebarkan oleh mereka duhai sekiranya Jika mereka mau menyerahkannya kepada Rasul dan ulil Amri (para ‘ulama) di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka
4⃣ hendaknya kita selalu Tabayyun mengklarifikasi berita yang mengkhawatirkan sebab terkadang berita tersebut bersumber dari orang yang fasiq dan dari Sumber yang tidak jelas dan tidak bisa dipercaya..
Dan Syaikh sholeh al fauzan hafidhohullah berkata :
Maka sesungguhnya seorang muslim wajib atasnya untuk menjaga lesannya dari perkataan yang tidak ada Maslahah (kebaikan) atau justru terdapat mudhorot pada dirinya atau orang lain .
Dan termasuk dari hal diatas adalah tersebarnya berita yang salah dan tidak benar baik berita yang buruk tersebut berkaitan dengan perindividu perorangan atau berkaitan dengan urusan umat .
Maka kwajiban atas seorang muslim untuk ber tatsabbut (kroscek berita yang telah tersebar) dan tidak boleh menjadi bahan pembicaraan kecuali disaat keadaan sangat mendesak
Allah Ta'ala berfirman :
Wahai orang yang beriman jika telah datang kepada kalian seorang yang fasiq membawa berita maka tabayyun ( telitilah berita tersebut) sebab jangan sampai akan dijatuhkan pada suatu kaum (penilaian yang memudhorotkan) dengan keputusan yang tidak memiliki dasar ilmu yang benar lalu akan menjadi menyesal atas tindakan kalian.

Teks arab
، أما بعد ، فإن المسلم عليه أن يحفظ لسانه من الكلام الذي لا مصلحة فيه ، أو فيه مضرة عليه أو على غيره ، ومن ذلك الإشاعات ، سواءً كانت الإشاعات السيئة ، سواءً كانت تتعلق بالأفراد أو تتعلق بالأمة ، فإن على المسلم أن يتثبت ولا يتحدث بها إلا عند الضرورة ، قال الله سبحانه وتعالى : (يا أيها الذين آمنوا إن جاكم فاسقٌ بنبأٍ فتبينوا أن تصيبوا قوماً بجهالةٍ فتصبحوا على ما فعلتم نادمين) ،
Dan yang terakhir kami menghimbau kepada wali santri dan juga yang lain yang terkait dengan Lembaga kami bila mendengar atau mendapat kan berita apapun yang sifatnya propokatif  yang negatif terhadap eksisstensi pendidikan Tahfidz di lembaga kami agar segera melaporkan kepada kami yang punya kewenangan dalam menangani masalah yang terkait dengan program lembaga kami
Dengan menghubungi di no 
081343456738,
085668600685,
085760005738,
082199921422,
085766327052 no ust Galih
082188705118 no ust Ya'qub

Demikian penjelasan dan Nasehat  dari kami semoga bermanfaat..
Mudir LTAQIS
UST ABU KHUZAIMAH

Senin, 14 Agustus 2017

Update Kurikulum dan Jadwal Pelajaran TA.1438-1438 H/2017-2018

Update Kurikulum dan Jadwal Pelajaran TA.1438-1438 H/2017-2018

Rabu, 17 Mei 2017

INFORMASI PENERIMAAN SANTRI BARU LEMBAGA RUMAH TAHFIDZ AL ISTIQOMAH BATAM KEPRI INDONESIA


Pendahuluan.
-------------------------
Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH  merupakan salah satu lingkungan pendidikan yang baik bagi anak didik. Lembaga tersebut  adalah wadah pendidikan yang dilengkapi dengan rencana pendidikan yang terprogram. 
Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH merupakan lembaga pendidikan tingkat dasar yang berorientasi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, mewujudkan prilaku manusia Indonesia yang Islami, beraqidah kuat, berakhlaq al karimah, berpengetahuan, bermental, dan trampil. Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH  Batam didirikan oleh YAYASAN “AL ISTIQOMAH ’ALAS-SUNNAH” dengan  Akta Notaris: Andri Yuko SH.M.KH No: AHU 0042787.AH.01.12.Tahun2016
Sekretariat: Perumahan Batam Nirwana Residence Blok G4 No 10 RT 002 RW 007 Kelurahan Patam Lestari Kecamatan Sekupang  Kota Batam-Kepulauan Riau

Tujuan
--------------
Tujuan Pendidikan
Tujuan pendidikan dasar di Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH adalah mencapai tujuan pendidikan Islam secara maksimal dengan menggunakan pendekatan Al Quran dan As-Sunnah, berdasarkan pemahaman Ahli Sunnah wal Jamah yang diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang memperoleh keridhoan Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Misi dan Visi lembaga 
-----------------------------------
Misi Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH adalah menghasilkan lulusan pendidikan tingkat dasar yang cerdas lahir maupun batin, beraqidah kuat, berakhlaq al karimah, terampil, mandiri, yang berorientasi keislaman dan memiliki wawasan terhadap lingkungan, yang siap untuk melanjutkan ke tingkat pendidikan berikutnya.
Visi Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH adalah menghasilkan lulusan Tingkat dasar yang berkualitas dilakukan melalui pengajaran, pelatihan dan bimbingan intensif yang dilandasi ilmu keagamaan secara utuh yang berpedoman secara kuat kepada Al Qur'an dan Hadits berdasarkan pemahaman Ahli sunnah wal Jamaah

Sistem Pendidikan  
--------------------------------
Pendidikan Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH  dijalankan dengan sistem pendidikan sehari penuh (Full Day), yang dimulai dari jam 07.45 dan berakhir pada jam 17.00 WIT. ,dan sebagian anak didik  bisa menginap di rumah belajar yang akan disesuaikan keadaannya.. Waktu yang panjang dalam pendidikan “pola pesantren ini " diciptakan sedemikian rupa agar para santri secara penuh dapat memperoleh ilmu agama yang memadai dan bimbingan untuk praktek (beramal). Materi pendidikan yang disampaikan meliputi materi agama dan umum. 
Setelah lulus para santri diharapkan mencapai target pendidikan sebagai berikut :
1. Menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan agama dan umum.
2. Menguasai percakapan dasar bahasa Arab dan pelajaran dasar  bahasa Arab dari kitab Al Arobiyatul Linnasyiin dan Duruslughoh 
3. Hafal Al Qur’an sebanyak 30 juz yang akan disesuaikan dengan keadaan kondisi santri 
4. Hafal hadits dari kitab Arba’in An-Nawawi Imam Nawawi rahimahulloh.

Kurikulum
------------------
Jumlah beban pelajaran Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH  berjumlah 360 jam pelajaran, yang harus ditempuh santri mulai kelas 1 sampai kelas 6. Jumlah keseluruhan mata pelajaran adalah sebagai berikut :

Materi Diniyah
--------------------------
Ilmu alqur'an 
* Hifdzul Quran 
* Iqro /Tajwid

Hifdzul hadits
Bahasa Arab
* Tata Bahasa Arab
* Percakapan 
* Khot Arab

* Aqidah
* Fiqh
* Siroh

Materi Umum
--------------------------
* Bahasa Indonesia
* Matematika
* Ketrampilan
* Olahraga

Penutup
---------------
Keberadaan Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH  diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat, khususnya wilayah kaum muslimin Batam. Namun segala upaya Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH  hanyalah bersifat ikhtiari. Adapun hasilnya tentunya semata-mata  tidak lepas dari pertolongan Allah Subhanuhu wa Ta’ala. 
****
Kapan dan bagaimana cara pendaftaran murid baru di Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH  ?

Waktu dan Tempat Daftar
-----------------------------------------
Pendaftaran dilakukan pada tanggal 30 Mei – 11 Juni 2017, pada jam 09.00-12.00, kecuali hari Jum’at jam 09-10.30, Tempat pendaftaran di Gedung Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH  dengan alamat 
Perumahan Bukit Raya Blok C2 no 1  Batam Center - Batam

Dan pendaftaran santri bisa melalui  via Telpon atau no Hp :
1.081343456738/085668600685 ( Ust Abu Khuzaimah )
2. 082199921422 ( Whatshapp Ust Abu khuzaimah)

Syarat Pendaftaran
-------------------------------
1. Beragama Islam.
2. Berusia  6 tahun dengan menyertakan akte kelahiran atau surat keterangan lahir lainnya dari RT/RW setempat.
3. Tidak cacat ataupun terganggu mental yang dapat mengganggu proses belajar.
4. Berdomisili di Kota Batam, bagi santri diluar Batam diharapkan  untuk mencari tempat yang terdekat dengan tempat belajar.
5. Tidak dipungut biaya pendaftaran .
6. Fotocopy Akte Kelahiran
(Catatan: Jika orang tua/wali santri yang telah memiliki AKTE KELAHIRAN ANAK (Calon Santri), agar dapat membawa dan menyertakan fotocopi-nya pada saat pertemuan dengan para ustad/pengajar nantin. Jika belum ada, pendaftaran calon santri bisa dilakukan, namun kami sarankan agar orang tua/wali santri untuk tetap menguruskan segera ke Dinas Catatan Sipil setempat).

Tata Cara Pendaftaran  
---------------------------------------
1. Orang tua/Wali santri dapat mengisi formulir pendaftaran 
Formulir Pendaftaran Calon Santri dapat dilakukan dengan 2 cara :

(A). SECARA ONLINE (Daftar lewat website via Smartphone/Laptop/Komputer) ;
silahkan klik salah satu link pendaftaran dibawah ini :
    (c). goo.gl/rW7QuC
Setelah diisi, berikan informasi singkat kepanitia dengan SMS/Telfon/WA bahwa orangtua/wali yang bersangkutan sudah mengisi formulir pendaftaran secara online.

(B). SECARA OFFLINE (Mengisi manual dengan menulis di kertas)
Dimana Orang tua/Wali dapat juga mengambil dan mengisi formulir pendaftaran secara Offline ditempat pendaftaran. Setelah formulir offline tersebut diisi kemudian diserahkan kepada Panitia Pendaftaran.
(Catatan: jika orang tua/wali sudah mengisi pendaftaran online(A), maka pendaftaran offline(B) TIDAK perlu dilakukan lagi, begitu juga sebaliknya.

2. Santri yang terdaftar adalah santri yang telah memenuhi syarat pendaftaran. 
3. Anak yang didaftarkan harus diajak ke tempat pendaftaran
4. Pendaftar yang berhak dilayani adalah orang tua atau wali yang sebenarnya dari calon siswa.
5. Pendaftar yang berhalangan bisa konfirmasi via telpon /Hp panitia penerimaan santri baru.

Pembiayaan pendidikan
-----------------------------------------
Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH    tahun 2017 ini meliputi :
* Uang SPP secara Sukarela baik dalam bentuk infaq atau shodaqoh yang akan disalurkan untuk kegiatan yang terkait dengan kebutuhan santri seperti :
1. Penyediaan fasilitas kegiatan belajar seperti meja, makan minum dll. 
2.Perlengkapan pendidikan (seragam, alas tidur, peralatan makan dan minum) sekali untuk 6 tahun.
3. Untuk transportasi antar jemput.

* Dan dibantu oleh para muhsinin yang ikut berta'awun dalam mengembangkan misi dan visi Lembaga Rumah tahfidz.
Kriteria Santri Baru
-------------------------------------
Santri baru Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH  adalah calon santri yang :
Lulus seleksi atau lulusan TKIP yang punya nilai standar kelulusan . 
Memiliki kecerdasan dan daya ingat standar tes Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH  
Memiliki orang tua atau wali yang benar-benar siap mendukung pengembangan lembaga pendidikan putra-putrinya.

Pelaksanaan Tes
------------------------------
Calon Santri Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH  harus mengikuti tes/ujian seleksi. Dari seleksi ini diharapkan diperoleh santri baru yang memiliki kesiapan mental dan kemampuan dasar yang siap untuk dikembangkan secara maksimal.
Pelaksanaan tes dilakukan pada tanggal 12 Juni 2017 di gedung Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH 

Pengumuman
---------------------------
Pengumuman hasil penerimaan santri baru akan diberitahukan pada tanggal 13 Juni 2017.
Awal Masuk Sekolah  
Awal masuk sekolah untuk seluruh santri pada tanggal 11 Juli 2017.


TTD 
Mudir/Kepala Sekolah Lembaga Rumah Tahfidz AL ISTIQOMAH
Ustad Abdussalam
Contact: +62 821-9992-1422

Arsip Informasi

 
Copyright © 2014 " AL-ISTIQOMAH ALA SUNNAH ". Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates
" Ahlan Wasahlan Di Website Dakwah Yayasan Al-Istiqomah Ala-Sunnah "